Apakah para koruptor kelas kakap pantas untuk dihukum potong tangan?

Minggu, 31 Desember 2017

Refleksi Seminar Nasional Matematika Etnomatnesia

Refleksi Seminar Nasional Matematika Etnomatnesia

Etnomatematika: Perspektif Matematika dari Budaya Indonesia

Sabtu, 9 Desember 2017

Narasumber ke 3: Prof.Dr.Marsigit, M.A.



Irham Baskoro

17709251004

Pendidikan Matematika A, 2017

Hari Sabtu tanggal 9 desember 2017, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) menyelenggarakan Seminar Nasional bertema Pendidikan Matematika Etnomatnesia. Etnomatematika: Perspektif Matematika dari Budaya Indonesia dan bertempat di Ruang Ki sarino Kampus 1 UST Yogyakarta. Dalam seminar tersebut, para pembicara menjelaskan materi seminar yaitu mengenai keterkaitan antara matematika dan Budaya Indonesia. Seminar berlangsung sangat menarik. Ternyata keterkaitan matematika dan budaya Indonesia sangat beraneka ragam, seperti: penggunaan matematika dalam menentukan hari pasaran Jawa, menghitung 1000 harian meninggalnya sesorang, motif-motif batik, candi-candi, dan lain sebagainya.

 Salah satu pembicara dalam seminar ini adalah Prof. Dr. Marsigit, MA. Beliau menjelaskan tinjauan secara filsafat dari etnomatematika ini. Dalam kesempatan itu, Prof Marsigit berkolaborasi dengan Rahayu Condromukti, M.Si., Dafid Slamet Setiana,M.Pd., dan Sylviyani Hardiarti, S.Pd. Pada akhir seminar ditunjukkan video-video mengenai penerapan etnomatematika dalam pembelajaran matematika. Dalam video yang ditampilkan tersebut, guru dan siswa saling mengeksplorasi etnis dan budaya di Yogyakarta seperti Kraton Yogyakarta, Candi-candi, dan lain sebagainya, yang kemudian setelah itu diterapkan untuk pembelajaran konsep matematika di kelas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar